Diberdayakan oleh Blogger.

Minggu, 06 November 2016

Polisi Periksa Ketua MUI KH Maruf Amin di Kantornya

Polisi Periksa Ketua MUI KH Maruf Amin di Kantornya

Penyidik Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri tidak hanya akan memeriksa Ahok, tetapi juga Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin.
Penyidik Polri akan memeriksa Ma'ruf Amin tidak di kantor polisi melainkan di Kantor MUI.
Juru Bicara Mabes Polri Kombes Rikwanto mengatakan, polisi akan menanyakan beberapa hal terhadap ulama tersebut.
"Penyidik akan tanya apa benar  MUI mengeluarkan fatwa terkait pidato Saudara Ahok di Kepulauan Seribu. Apa dasarnya dan sebagainya," ujar Rikwanto seperti disiarkan Radio Elshinta, Senin (7/11/2016).
Seperti diberitakan, Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok telah tiba di  kantor Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Senin (7/11/2016) pukul 08:15.
 Ahok datang ke Mabes Polri ditemani beberapa politisi dari PDI Perjuangan dan anggota Tim Sukses pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat, seperti Trimedya Panjaitan dan Ruhut Sitompul.
Ruhut Sitompul menginginkan agar kasus dugaan penistaan agama terang benderang.
Ahok akan diperiksa terkait laporan kasus penistaan agama yang dilaporkan sejumlah Ormas Islam.
Dugaan penistaan agama dilakukan Ahok saat berbicara di depan warga Kepualaun Seribu, Jakarta, beberapa waktu lalu.
Juru bicara Mabes Polri Kombes Rikwanto sebagaimana dilaporkan Radio Elshinta mengatakan, dalam surat panggilan terhadap Ahokdisebutkan, Gubernur DKI Jakarta yang tengah menjalani cuti di luar tanggungan negara itu akan diperiksa pukul 08.00.
"Jadi, dalam surat panggilan itu disebutkan Saudara Ahok akan diperiksa Senin (7/11/2016) pukul 08.00. Ya mungkin yang bersangkutan bisa datang pukul 08.00 atau mungkin telat sampai pukul 09.00," ujar Rikwanto.
Sebelumnya disebutkan Ahok akan diperiksa pukul 10.00.
Fatwa MUI
Seperti diberitakan sebelumnya, Ahok dalam pertemuan dengan warga Kepulauan Seribu  menyatakan : "Kalau Bapak ibu ga bisa pilih saya, karena dibohongin dengan surat Al Maidah 51, macem macem itu. Kalo bapak ibu merasa ga milih neh karena saya takut neraka, dibodohin gitu ya gapapa".
Pernyataan ini menyulut kemarahan publik, terutama umat Muslim. Majelis Ulama Indonesia (MUI) pun mengeluarkan fatwa bahwa Ahok telah melakukan penistaan terhadap agama.
Kemarahan massa itu berbuntut pada unjuk rasa yang dilakukan beberapa kali, terakhir Jumat (4/11/2016).
Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah menyatakan sikap terkait penistaan Agama ini.
Menurut keterangan tertulis MUI, pernyataan Ahok saat kunjungan kerja di kepulauan seribu, dikategorikan menghina Al-Quran dan menghina ulama yang memiliki konsekuensi hukum.
Sebelumnya, Amirsyah Tambunan Wakil Sekretaris Jenderal MUImengatakan MUI tingkat daerah sudah banyak melaporkan pernyataan Ahok. Mulai dari Jawa Barat, Pekanbaru, Sumatera Selatan, hingga Tangerang, menyatakan protes terhadap hal tersebut.
sumber : tribunlampung

1 Response to Polisi Periksa Ketua MUI KH Maruf Amin di Kantornya

  1. Gabung yuk di F*a*n*s*B*E*T*T*I*N*G
    Ini pin bbmnya 5ee80afe :D

    BalasHapus

Back To Top