Diberdayakan oleh Blogger.

Rabu, 02 November 2016

Modus Perjodohan, Nenek Ini Jual Cucunya ke Warga Tiongkok

Modus Perjodohan, Nenek Ini Jual Cucunya ke Warga Tiongkok
Salah satu tersangka, Nov (19) saat diamankan di Mapolda Kalba
Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kalimantan Barat (Kalbar) mengamankan empat tersangka pelaku tindak pidana perdagangan orang, dengan modus perjodohan atau perkawinan.
Dalam pengungkapan kasus tersebut, Polda Kalbar yang bekerja sama dengan Polda Banten, meringkus tersangka yang masing-masing berinisial NJK (61), Bud (36), Nov (19), dan seorang warga negara Tiongkok, Liu Zhong Chai atau LZC (31).
Direktur Ditreskrimum Polda Kalbar Komisaris Besar Krisnanda mengatakan, sebenarnya masih ada tersangka lain yang masih buron berinisial As, yang merupakan pemain lama dalam kasus tersebut.
Pengungkapan kasus itu berawal dari informasi masyarakat, dengan korban seorang anak di bawah umur berinisial ER (16), yang tinggal di Pontianak.
"Peristiwanya itu sendiri berawal dari tersangka Nov, yang menawarkan korban kepada tersangka yang buron, yaitu As, untuk kemudian dikenalkan kepada warga negara Tiongkok, Liu Zhong Chai," ujar Krisnanda, Rabu (2/11/2016).
Kemudian, LZC menerima tawaran perkenalan tersebut dan berlanjut dengan pertunangan, yang dilaksanakan di Restoran Fajar, Jalan Pahlawan Pon pada Senin (24/10/2016).
LZC kemudian menyetorkan uang sebanyak Rp 57 juta kepada As, yang dibagikan kepada Nov sebanyak Rp 4 juta.
As juga memberikan uang kepada NKJ, yang tak lain adalah nenek korban, sebesar Rp 20 juta untuk memuluskan rencana tersebut.
"Namun, korban ER menolak untuk ditunangkan kepada pria asing tersebut," jelas Krisnanda.
Lantaran sudah menerima uang dari pria asing tersebut, nenek korban memaksa dan mengancam korban. Apabila tidak mau bertunangan, korban harus mengembalikan uang yang telah diberikan pria asing tersebut.
Usai melangsungkan pertunangan, LCZ membawa korban ke Jakarta pada 25 Oktober 2016.
Usai menerima informasi tersebut , tim dari Ditreskrimum Polda Kalbar menindaklanjuti dengan mengejar dan menangkap para tersangka.
"Pada 27 Oktober 2016, petugas berhasil menemukan korban bersama tersangka, dan membawa mereka kembali ke Pontianakpada keesokan harinya," ujar Krisnanda.
Berdasarkan pemeriksaan para tersangka, papar Krisnanda, pria asal Tiongkok tersebut sudah berada di Pontianak sejak 11 Oktober 2016. Ia menginap di Hotel Gajah Mada selama sembilan hari, serta menginap di Hotel Borneo selama empat hari.
"Tindak pidana perdagangan orang dengan modus perjodohan ini, ternyata sudah sering dilakukan oleh tersangka As yang masih buron, dibantu oleh Nov," ungkap Krisnanda.
Keempat tersangka saat ini ditahan di Mapolda Kalbar, dan dijerat dengan pasal 2, 6, dan 10 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang.
Sumber : Tribun lampung

1 Response to Modus Perjodohan, Nenek Ini Jual Cucunya ke Warga Tiongkok

  1. b0la, c4sin0, CMDbet, tangkas, sabung 4yam, dll hanya di F4NS B3TT1N9, yukk buruan.. :)

    BalasHapus

Back To Top