Diberdayakan oleh Blogger.

Minggu, 13 November 2016

Hanya Gara-gara ini Suami Tembak Istri dari Jarak 20 Meter, Korban Tewas meskipun sempat Dirawat

Hanya Gara-gara ini Suami Tembak Istri dari Jarak 20 Meter, Korban Tewas meskipun sempat Dirawat
Murni (50) korban tembakan senapan angin oleh suaminya saat mendapat perawatan di sebuah klinik, Sabtu (11/12/2016). Namun nyawa Murni pun tak tertolong. 

Hasan (50), warga Dusun Senuruk, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau,Kalimantan Barat tega menembak istrinya sendiri, Murni (50), Sabtu (12/11/2016).
Ia menembak istrinya dalam jarak 20 meter yang menyebabkan Murni roboh, hingga belakangan dilaporkan meninggal dunia.
Kapolsek Sekadau Hilir, AKP Muhadi, membenarkan informasi telah terjadi penembakan.
Penembakan dilakukan Hasan (50) kepada istrinya, Murni (50).
Keduanya adalah warga Dusun Senuruk, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, Sekadau.
"Istrinya ditembak tepat bagian rusuk sebelah kiri dari jarak kurang lebih 20 meter. Menggunakan senapan angin," kata AKP Muhadi kepada tribunpontianak.co.id, Sabtu (12/11/2016).
Ia menjelaskan penembakan terjadi pukul 10.00 WIB.
Saat ditemui, Hasan sedang diperiksa penyidik Satreskrim Polres Sekadau.
Saat itu Hasan membuat pengakuan mengejutkan.
Ia menembak Murni hanya karena kesal dan kalap diomeli istrinya itu.
Karena dimarahi sang istri itulah, ia mengaku kalap hingga akhirnya melepaskan tembakan.
"Saat itu, dia bertanya mengenai hasil kerjaan di ladang," ucap Hasan.
Ia menembak istrinya dengan senapan angin.
Sempat ke Ladang
Aksi penembakan yang dilakukan Hasan diketahui Kristina Nyai (49), keluarga Murni.
Sebelum kejadian, Kristina dan Murni berangkat sama-sama ke ladang, Sabtu (12/11/2016) pukul 07.00 WIB.
Mereka ke ladang yang ada di Jalan Merdeka Barat, Kilometer 2.
Setibanya di ladang, baik Kristina maupun Murni mulai mencabuti rumput di ladang masing-masing.
Tak berapa lama, Kristina dipanggil Hasan.
"Saya tidak tahu persis seperti apa kejadiannya. Saya tiba-tiba dipanggil suaminya. Dia bilang Mamak Abun kena tembak aku," kata Kristina menirukan ucapan Hasan.
Saat itu, Kristina mengaku sudah melihat Murni roboh tergeletak di ladang.
Ia pun kaget bukan main mendapat pengakuan Hasan tersebut.
Begitu mendapat kabar, ia dan Hasan langsung bergegas menghampiri tubuh Murni yang sudah roboh tergeletak di ladang.
Kemudian, Murni dibawa menggunakan motor yang dikendarai Hasan.
Murni langsung dibawa ke pelayanan kesehatan untuk mendapatkan perawatan.
Selanjutnya, Murni dibawa anaknya dengan mobil agar segera mendapat perawatan.
"Tapi suami korban tidak ikut mengantarkan istrinya," ucap Kristina Nyai.
Ia pun mengaku tidak mengetahui persis kejadian tersebut karena jarak ladangnya dengan korban sekitar 200 meter.
Ia pun baru mengetahui setelah melihat korban tergeletak di ladang.
"Saat di ladang masih sadar. Tapi setelah itu, kami mendapat kabar dia (korban) telah meninggal," tegasnya.
Murni meninggal meski sempat mendapat perawatan dari tim medis. Sebuah peluru tepat mengenai rusuk kiri ibu tujuh anak itu.


1 Response to Hanya Gara-gara ini Suami Tembak Istri dari Jarak 20 Meter, Korban Tewas meskipun sempat Dirawat

  1. Gabung yuk di F*a*n*s*B*E*T*T*I*N*G
    Ini pin bbmnya 5ee80afe :D

    BalasHapus

Back To Top